跳转到主要内容

Cara Menyelesaikan Rubik's Cube 2×2

Pelajari cara menyelesaikan Rubik's Cube 2×2 menggunakan metode Ortega — pendekatan cepat dan efisien dalam 3 langkah. Kubus 2×2 tidak memiliki bagian tengah atau tepi, hanya sudut, menjadikannya puzzle yang bagus untuk pemula.

Notasi

Kubus 2×2 menggunakan notasi yang sama dengan 3×3, tetapi tanpa gerakan lapisan tengah:

  • R = Kanan    L = Kiri    U = Atas    D = Bawah    F = Depan    B = Belakang

Huruf sendiri berarti 90° searah jarum jam. Menambahkan ' berarti berlawanan arah jarum jam. Menambahkan 2 berarti 180°.

Contoh: R = putar sisi kanan searah jarum jam, R' = berlawanan arah jarum jam, R2 = 180°.

Karena kubus 2×2 tidak memiliki pusat tetap, pilih putih sebagai warna awal dan pertahankan di bawah.


Langkah 1: Selesaikan Sisi Pertama

Buat sisi putih lengkap di bawah. Berbeda dengan 3×3, Anda tidak perlu mencocokkan warna samping — cukup taruh semua 4 stiker putih di sisi yang sama.

Langkah ini intuitif — tidak ada algoritma tetap. Temukan setiap bagian sudut putih dan pindahkan ke sisi bawah.

Kasus 1: Sudut putih di lapisan atas — Turunkan dengan penyisipan sederhana.

Loading cube...

Kasus 2: Sudut putih di bawah tapi orientasinya salah — Keluarkan dan masukkan kembali dengan benar.

Loading cube...

Tips: Fokus hanya pada menempatkan 4 stiker putih di satu sisi. Warna samping belum penting — inilah yang membedakan Ortega dari metode pemula 3×3.


Langkah 2: Orientasi Lapisan Terakhir (OLL)

Buat sisi berlawanan (kuning) menjadi satu warna. Sekarang Anda perlu semua 4 stiker kuning menghadap ke atas.

Lihat sisi atas dan identifikasi kasus mana yang Anda miliki:

Kasus 1: Satu sudut kuning menghadap ke atas (Sune) — Pegang kubus dengan sudut yang sudah selesai di posisi kiri depan.

Algoritma: R U R' U R U2 R'

Loading cube...

Kasus 2: Tidak ada sudut kuning menghadap ke atas — Terapkan Sune dua kali untuk mengorientasi semua sudut.

Algoritma: R U R' U R U2 R' U2 R U R' U R U2 R'

Loading cube...

Kasus 3: Dua sudut kuning diagonal menghadap ke atas — Pegang kubus dengan dua sudut yang sudah selesai di posisi kiri depan dan kanan belakang.

Algoritma: R U R' F2 R U' R'

Loading cube...

Tips: Jika Anda memiliki dua sudut kuning bersebelahan menghadap ke atas, gunakan Sune sekali untuk mencapai Kasus 1 atau Kasus 3.


Langkah 3: Permutasi Kedua Lapisan (PBL)

Langkah terakhir! Atur semua bagian sudut ke posisi yang benar untuk menyelesaikan kubus. Lihat warna samping lapisan atas dan bawah untuk menentukan pertukaran yang diperlukan.

Cara memeriksa: Lihat sisi-sisi lapisan atas. Jika dua stiker bersebelahan di satu sisi berwarna sama, tidak perlu pertukaran atau perlu pertukaran bersebelahan. Jika setiap sisi memiliki dua warna berbeda, perlu pertukaran diagonal.

Kasus 1: Pertukaran diagonal di atas — Dua sudut berlawanan perlu ditukar.

Algoritma: R U' R F2 R' U R'

Loading cube...

Kasus 2: Pertukaran bersebelahan di atas — Dua sudut bersebelahan perlu ditukar.

Algoritma: R U' R' U' F2 U' R U R' U F2

Loading cube...

Kasus 3: Pertukaran diagonal di kedua lapisan — Gunakan algoritma cepat ini.

Algoritma: R2 F2 R2

Loading cube...

Setelah menyelesaikan lapisan atas, Anda mungkin perlu memutar sisi bawah (D atau D') untuk menyelaraskan warna akhir. Jika lapisan bawah juga perlu pertukaran, terapkan algoritma pertukaran diagonal dengan menjaga lapisan yang belum selesai di atas.


Selamat! Anda telah menyelesaikan Rubik's Cube 2×2! Metode Ortega cepat dan efisien — dengan latihan, Anda bisa menyelesaikan 2×2 dalam waktu kurang dari 5 detik.